tag : Ustadz Mika Maulana, Mika Maulana, Ust.Mika Maulana Suhelmi, Mika Maulana Suhelmi, Ustadz Mika Maulana Suhelmi, Muka Maulana Pondok Cabe, Mika Maualan Istana Yatim, Ustadz Mika Maulana Istana Yatim, Ustadz Mika Maulana Istana Yatim Pondok Cabe, Ustadz Mika Maulana Suhelmi Istana Yatim Pondok Cabe, Motivasi Islami, Artikel Motivasi, Artikel Motivasi Islami, Inspirasi Islami, Kisah Inspirasi, Kisah Inspirasi Islami, Artikel Islami, Kumpulan Artikel Islami, Kumpulan Artikel Motivasi.
Amir dulu begitu begitu bimbang dan cemas mengenai jodoh dan pekerjaannya, hal itu yg membuatnya rajin bertamu menemui ustadznya, silahturahim hampir setiap hari agar dipandu supaya cepet dapet jodoh (istri) dan pekerjaan yg lebih baik. Subhanallah, nggak butuh waktu lama, selang hampir 2 bulan beriyadhoh, iapun meraih keajaibannya, istri dan pekerjaan dengan gaji cukup lumayanpun di dapatnya, namun alasan kesibukan, silahturahim pun berkurang, yg tadinya hampir tiap hari, sekarang 1 tahun sekalipun tidak.
Lain lagi dengan Lia, begitu dahsyatnya ia melaksanakan dhuha, tahajjud dan sedekah saat sedang terbenam dalam masalah hutang piutang, dalam kurun 1 bulan saja tak jarang ia mengkhatamkan alqur’an lebih dari sekali. Alhasil usahanya kembali bersinar, perlahan hutangnyapun lunas seiring piutangnya yg datang menghampirinya. Kehidupannya pun kembali nyaman dan tentram, namun dhuha dan tahajjudnya kini berangsur berkurang bahkan terkadang dengan mudahnya terlewat, sedekahnyapun gak jauh beda kisahnya, begitupun dengan khatamannya, jangankan alqur’an di khatamkan, disentuh saja jarang.
Saudaraku Yg dirahmati Allah…
Saat lagi susah begitu inginnya kita bersedekah, ketika semakin berharta justru semakin berat kita melakukannya. Saat sakit begitu kuatnya ingin mengerjakan sholat, ketika sehat datang eh malah justru semakin malas untuk mengerjakannya.
Begitupun mungkin potret kita-kita orang, saat kesulitan datang mendera justru kita jor-joran silahturahim, beribadah dan bersedekah. Namun ketika kebahagiaan perlahan datang menghampiri, perlahan juga menurunnya kadar kualitas dan kuantitas amal ibadah kita.
Saudaraku Yg dirahmati Allah…
Kita laksana sebuah lokomotif berbahan bakar kayu, ketika semakin banyak kayu dimasukkan ke dalam tungku maka seharusnya lokomotif berjalan semakin cepat, yang artinya semakin banyak fasilitas pendukung yg Allah berikan kepada kita harusnya semakin giat dan banyak juga sejatinya ibadah yg kita lakukan. Jika tidak terbuktilah ketidak bersyukuran kita atas setiap karunia nikmatnya ( Na’udzu billah).
Semoga kita semua termasuk hamba-hambanya yg senantiasa istiqomah mensyukuri karunia-Nya dalam keadaan senang maupun dalam keadaan susah. Amiin Allahuma Amiin.
"…. Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Q.S. Ibrahim : 17 )
Wassalam,
Mika Maulana S
Berbagi Inspirasi, Berbagi Motivasi
Mika Maulana S
Berbagi Inspirasi, Berbagi Motivasi
SEDEKAH PEDULI YATIM PIATU DAN DHU'AFA :
Rek. Zakat, Infaq & Sedekah :
BCA : 8800-454-744
BNI : 021-763-7466
MANDIRI : 101-00-0608805-6
a/n : Yayasan Darul Ilmi Al Fikri
Rek. Wakaf ISTANA Yatim :
MUAMALAT : 0000-257-859
MANDIRI : 164-00-0017431-0
BCA : 8800-50000-2
a/n : Yayasan Darul Ilmi Al Fikri
Info :
www.alfikriindonesia.com
Luar indonesia via Western Union.
Confirm via : * Inbox Facebook
* Sms : 0857 1616 2721
* Fax : ( 021) 744 3503
* Phone : (021) 97100 622






Tidak ada komentar:
Posting Komentar