
Assalamu’alaikum Wr.Wb,
Saudaraku….
Setiap kita pasti ingin mendapatkan petunjuk, setiap kita pasti ingin menjadi bertakwa, terjaga dari segala yang tidak baik, serta merasa cukup atas semua yang Allah karuniakan. Do’a ini bisa jadi amalan kita, sebagai munajat meminta kesemuanya itu.
Yang dimaksud dengan “al huda” adalah petunjuk dalam ilmu dan amal.Yang dimaksud “al ‘afaf” adalah dijauhkan dari yang tidak halal dan menahan diri darinya. Yang dimaksud “al ghina” adalah kaya hati, yaitu hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada harta yang ada di tangan orang lain.
Al ghina juga berarti dicukupkan oleh Allah dari apa yang ada di sisi manusia dengan selalu qona’ah, selalu merasa cukup ketika Allah memberinya harta sedikit atau pun banyak. Karena ingatlah bahwa kekayaan hakiki adalah hati yang selalu merasa cukup.
An Nawawi –rahimahullah- mengatakan, “ ’Afaf dan ‘iffah bermakna menjauhkan dan menahan diri dari hal yang tidak diperbolehkan. Sedangkan al ghina adalah hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada apa yang ada di sisi manusia.” (Syarh Muslim, 17/41)
Saudaraku….
Semoga kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa diberikan petunjuk, bertakwa, terjaga dari keburukan serta senantiasa bersifat qona’ah, karena hati kita senantiasa merasa cukup.
Aamiin Allahuma Aamiin.
Wassalam..
Saudaraku….
Setiap kita pasti ingin mendapatkan petunjuk, setiap kita pasti ingin menjadi bertakwa, terjaga dari segala yang tidak baik, serta merasa cukup atas semua yang Allah karuniakan. Do’a ini bisa jadi amalan kita, sebagai munajat meminta kesemuanya itu.
Yang dimaksud dengan “al huda” adalah petunjuk dalam ilmu dan amal.Yang dimaksud “al ‘afaf” adalah dijauhkan dari yang tidak halal dan menahan diri darinya. Yang dimaksud “al ghina” adalah kaya hati, yaitu hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada harta yang ada di tangan orang lain.
Al ghina juga berarti dicukupkan oleh Allah dari apa yang ada di sisi manusia dengan selalu qona’ah, selalu merasa cukup ketika Allah memberinya harta sedikit atau pun banyak. Karena ingatlah bahwa kekayaan hakiki adalah hati yang selalu merasa cukup.
An Nawawi –rahimahullah- mengatakan, “ ’Afaf dan ‘iffah bermakna menjauhkan dan menahan diri dari hal yang tidak diperbolehkan. Sedangkan al ghina adalah hati yang selalu merasa cukup dan tidak butuh pada apa yang ada di sisi manusia.” (Syarh Muslim, 17/41)
Saudaraku….
Semoga kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang senantiasa diberikan petunjuk, bertakwa, terjaga dari keburukan serta senantiasa bersifat qona’ah, karena hati kita senantiasa merasa cukup.
Aamiin Allahuma Aamiin.
Wassalam..





Tidak ada komentar:
Posting Komentar