Social Media

twitterfacebookgoogle plusinstagramrss feedemail

Jumat, 09 Mei 2014

MUSIBAH ITU BUKTI KASIH SAYANG ALLAH SWT


Assalamu'alaikum Wr.Wb,

Saudaraku yang dirahmati Allah,

Bagi anda yang sedang menderita musibah atau penyakit, jangan bersedih, sesungguhnya Allah S.W.T sedang mencurah limpahkan kasih sayang-Nya untuk kita semua. Karena sesungguhnya Allah tidak menetapkan segala sesuatu,  melainkan didalamnya terdapat kebaikan dan rahmat bagi hamba-Nya. Ada hikmah yang sangat banyak dalam suatu musibah, kesusahan maupun penyakit yang tidak dapat dicapai dengan akal sehat manusia.

“Dan sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”(QS. Al Baqarah: 155)

Sungguh keliru orang yang beranggapan, bahwa hamba Allah yang paling shaleh adalah orang yang paling jauh dari cobaan kesusahan dan penderitaan , bahkan cobaan kesusahan / derita / penyakit merupakan tanda keimanan.

Dari Mush’ab bin Sa’ad, dari bapaknya, ia berkata, “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah, “Siapakah orang yang paling berat ujiannya?” Beliau menjawab, “Para nabi, kemudian yang setelahnya dan setelahnya. Seseorang akan diuji sesuai kadar keimanannya. Siapa yang imannya tinggi, maka ujiannya pun berat, dan siapa yang imannya rendah maka ujiannya disesuaikan dengan kadar imannya. Ujian ini akan tetap menimpa seorang hamba sampai ia berjalan di bumi tanpa membawa dosa.” (HR. Tirmidzi)

Musibah, adalah salah satu tanda kecintaan Allah kepada hamba-Nya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Apabila Allah menginginkan kebaikan kepada hamba-Nya, maka Allah akan mempercepat hukuman di dunia. Dan apabila Allah menginginkan keburukan bagi hamba-Nya maka ditahan hukuman itu karena dosa-dosanya sehingga ia mendapatkan balasannya pada hari kiamat.” (HR. Tirmidzi)


Waba'du,
Saudaraku, tetaplah baik sangka, bersabar dan ikhlas dalam menjalani setiap musibah ataupun penyakit yang kita derita, karena boleh jadi Allah sedang mempersiapkan kita agar lebih layak ketika menghadap-Nya kelak. Insya Allah.

Wassalam,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar